BISNIS PEPAYA KALIFORNIA

PEPAYA KALIFORNIA BISNIS YANG MASIH MENGUNTUNGKAN

1. PENDAHULUAN

Pepaya merupakan komoditas buah tropika yang sering disebut the health fruits of the angels, karena rasanya nikmat dan memberikan manfaat bagi kesehatan. Pepaya merupakan buah tropika yang baik bagi daya tahan tubuh karena kandungan vitamin, mineral, dan seratnya yang lengkap serta pH buah yang tidak masam. Sehingga pepaya dapat dikonsumsi semua usia tanpa takut berpengaruh pada kemasaman lambung.

Taraf hidup masyarakat indonesia terutama di kota-kota besar, berkontribusi nyata terhadap peningkatan dalam mengkonsumsi pepaya yang berkualitas. Umumnya konsumen pepaya saat ini masih mengeluhkan mengenai ukuran buah yang terlalu besar dan tidak seragam, warna dan rasa daging buah yang kurang baik dan masih beragam serta penampilan fisik dan warna kulit buah yang kurang seragam dan kurang menarik.

Pada awalnya pasar buah pepaya di indonesia didominasi oleh pepaya berukuran besar dengan penampakan kulit buah yang halus (varietas cibinong dan paris), kemudian situasi konsumen pun terus berubah,  mereka menuntuk kriteria buah pepaya yang memiliki daya simpan baik dan tahan terhadap memar buah (pepaya bangkok). Tetapi muculnya Pepaya Hawaai (pepaya kecil) dipasaran menyebabkan pepaya berukuran besar sulit mendapatkan tempat di hati konsumen.

Pepaya Hawai termasuk jenis pepaya kecil (0,5 Kg) dengan bentuk agak bulat atau bulat panjang, saat matang kulit buah berwarna kuning cerah, daging buah berwarna kuning, agak tebal dan rasanya manis. Pepaya Hawai yang berukuran kecil menjadi preferensi masyarakat perkotaan atau lebih disukai konsumen di perkotaan saat ini, namun soal warna dan rasa, pepaya ini masih belum memuaskan, karena adanya image bahwa daging buah pepaya yang berwarna kuning adalah makanan burung, karena itu konsumen meminta lebih, yakni pepaya kecil yang mempunyai daging buah merah dan manis yang saat ini didapat pada jenis pepaya california.

Walaupun tren pasar saat ini mengarah pada jenis pepaya california, tetapi tidak begitu saja membeli, karena orientasi konsumen tidak lagi hanya menikmati suatu produk hanya dari sisi fungsi (value of function) dan kualitas, tetapi memperhatikan pula sisi estetika, simbolik, termasuk refleksi sebuah status sosial.  Pertumbuhan pasar modern di kota-kota besar juga punya andil penting dalam memicu pergeseran tren konsumsi pepaya saat ini. Masyarakat kota kini dihadapkan pada banyak pilihan tempat belanja buah, tidak sekedar di pasar tradisional tetapi di kedai  buah, toko buah modern, mini market, supermarket, hingga hypermarket.

 

2. PEPAYA IPB 9 (PEPAYA CALIFORNIA)

2.1. CIRI FISIK

Tanaman pepaya California lebih pendek daripada pohon pepaya kebanyakan. paling tinggi hanya dua meter, tetapi buahnya bisa mencapai 20 – 60 buah dan daun mempunyai jambul. Pepaya California berukuran sedang, bobotnya antara 800 gram hingga 1,2 kg dengan bentuk buahnya seperti peluru, kulitnya hijau mulus. Ciri lainnya, rasa pepaya ini manis dan rasa manisnya seperti tertinggal di mulut saat dimakan, daging buahnya kenyal dan tebal, buahnya tidak berbau burung, warna merahnya juga lebih dominan ketimbang pepaya biasa. Jika pepaya biasa memiliki kadar gula rata-rata hanya 14 persen, maka pepaya ini mencapai 16 hingga 17 persen.

 

2.2. KANDUNGAN

Buah pepaya matang sangat unggul dalam hal betakaroten (276 mikrogram/100 g), betacryptoxanthin (761 mikrogram/100 g), serta lutein dan zeaxanthin (75 mikrogram /100 g). Betakaroten merupakan provitamin A sekaligus antioksidan yang sangat ampuh untuk menangkal serangan radikal bebas.  Vitamin A yang diperoleh dari 100 g buah pepaya matang berkisar antara 1.094-18.250 SI. Sementara  betacryptoxanthin, lutein, dan zeaxanthin lebih banyak berperan sebagai antioksidan untuk mencegah timbulnya kanker dan berbagai penyakit degeneratif.

Sumbangan vitamin yang sangat menonjol adalah vitamin C (62-78 mg/100 g) dan folat (38 mikrogram/100 g). Kadar serat per 100 gram buah masak 1,8 gram.
Serat pepaya sangat dikenal manfaatnya dalam memperlancar proses buang air besar (BAB) dan mencegah sembelit. Satu potong pepaya berukuran 140 gram mampu memberikan sumbangan vitamin C sebanyak 150 persen dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan per hari (AKG), serta sumbangan serat sebanyak 10 persen dari AKG. Komposisi mineral pada buah pepaya matang sangat bagus, yaitu dominan potasium (257 mg/100 g) dan sangat sedikit sodium (3 mg/100 g). Rasio potasium terhadap sodium yang tinggi sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya hipertensi. Mineral lain yang terkandung dalam jumlah lumayan adalah kalsium, besi, magnesium, fosfor, zinc, dan selenium. Keunggulan lain dari buah pepaya adalah rendah lemak, tanpa kolesterol, rendah sodium.

 

Tabel. Komposisi gizi buah pepaya masak, pepaya muda per 100 gram

Zat Gizi Buah pepaya masak Buah pepaya muda
Energi (kkal) 46 26
Protein (g) 0,5 2,1
Lemak (g) 0 0,1
Karbohidrat (g) 12,2 4,9
Kalsium (mg) 23 50
Fosfor (mg) 12 16
Besi (mg) 1,7 0,4
Vitamin A (SI) 365 50
Vitamin B1 (mg) 0,04 0,02
Vitamin C (mg) 78 19
Air (g) 86,7 92,3

Sumber: Direktorat Gizi, Depkes RI (1992)

2.3. MANFAAT

  • Pepaya kaya akan vitamin C dan merupakan sumber antioksidan yang baik. Kandungan serat di dalamnya juga halus, sehingga baik dikonsumsi oleh kalangan balita sampai usia lanjut.
  • Yayasan Kanker Internasional pada tahun 1997 melaporkan tentang manfaat vitamin C dan karoten, yang banyak terdapat dalam pepaya, untuk membantu mencegah kanker. Muncul anjuran diet makanan yang mengandung vitamin C dan karotenoid untuk mencegah kanker paru-paru. Cara ini juga kemungkinan dapat melawan kanker kolon, pankreas, kandung kemih dan payudara, serta mengurangi radikal bebas yang merupakan pencetus kanker.
  • Vitamin C sangat esensial untuk pembentukan sperma. Kekurangan vitamin C pada lelaki akan dapat menghambat dalam memperoleh keturunan.
  • Vitamin C juga dapat mengurangi risiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Para peneliti percaya bahwa vitamin C juga dapat menghambat penuaan dengan memperbarui sel darah putih.
  • Pepaya sangat tepat diberikan kepada kaum lanjut usia karena mudah dinikmati dan dicerna.
  • Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, tetapi jumlah yang sedikit ini hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri.
  • Papain bisa memecah protein menjadi arginin yang turut mempengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia yang populer dengan sebutan human growth hormone (HSG), HGH membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh.
  • Papain juga dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk berbagai senyawa asam amino yang bersifat autointoxicating atau otomatis menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akibat pencernaan yang tidak sempurna. Tekanan darah tinggi, susah buang air besar, radang sendi, epilepsi dan kencing manis merupakan penyakit-penyakit yang muncul karena proses pencernaan makanan yang tidak sempurna.
  • Papain berfungsi membantu pengaturan asam amino dan membantu mengeluarkan racun tubuh. Dengan cara ini sistem kekebalan tubuh dapat ditingkatkan.
  • Pepaya juga dapat mempercepat pencernaan karbohidrat dan lemak
  • Pepaya memiliki sifat antiseptik dan membantu mencegah perkembangbiakan bakteri yang merugikan di dalam usus. Pepaya membantu menormalkan pH usus sehingga keadaan flora usus pun menjadi normal.
  • Pepaya dapat pula digunakan sebagai alat kontrasepsi, karena memberikan efek menggagalkan kandungan.

 

 

 

2.4. KUALITAS

Untuk menjamin kepuasan konsumen, kami menggunakan standar mutu yang berlaku secara umum yaitu Standar nasional Indonesia (pada tingkat nasional),  Untuk semua kelas buah pepaya, ketentuan minimum yang harus dipenuhi adalah:

  • Buah utuh;
  • Penampilan buah segar;
  • Buah padat (firm);
  • Layak konsumsi,
  • Bersih, bebas dari benda-benda asing yang tampak;
  • Bebas dari hama dan penyakit (kecuali untuk kelas b)
  • Bebas dari memar;
  • Bebas dari kerusakan akibat temperatur rendah dan atau tinggi;
  • Bebas dari kelembaban eksternal yang abnormal, kecuali pengembunan sesaat
  • Setelah pemindahan dari tempat penyimpan dingin;
  • Bebas dari aroma dan rasa asing;
  • Tangkai buah panjangnya tidak lebih dari 3 cm.

Berdasarkan mutunya, buah pepaya yang diperdagangkan segar dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas super, kelas A dan kelas B. Pembagian kelas ini berdasarkan pada kualitas buah yang disesuaikan banyaknya kerusakan yang terdapat di buah tersebut.

 

Pengkelasan Produk Pepaya

Kelas Kriteria Mutu
Kelas super Pepaya bermutu paling baik (super) yaitu mencerminkan ciri varietas/tipe komersial, bebas dari kerusakan, kecuali kerusakan sangat kecil.
Kelas A Pepaya bermutu baik yaitu mencerminkan ciri varietas/tipe komersial, dengan kerusakan kecil yang diperbolehkan sebagai berikut :

  • Sedikit penyimpangan pada bentuk;
  • Sedikit kerusakan pada kulit buah (seperti memar akibat benturan, terbakar sinar matahari dan/atau kena getah)
  • Total kerusakan tidak lebih 10 % dari luas permukaan kulit dan tidak mempengaruhi daging buah.
Kelas B Pepaya bermutu baik yaitu mencerminkan ciri varietas/tipe komersial dengan kerusakan yang diperbolehkan sebagai berikut

  • Penyimpangan pada bentuk;
  • Penyimpangan warna;
  • Kerusakan pada kulit buah (seperti memar akibat benturan, terbakar sinar matahari dan atau kena getah);
  • Sedikit bekas serangan hama dan penyakit.
  • Total kerusakan maksimum 15 % dari luas permukaan kulit dan tidak mempengaruhi daging buah.

Toleransi Mutu

Kelas Kriteria Mutu
Kelas super Batas toleransi mutu kelas super, yang diperkenankan tidak memenuhi ketentuan mutu, maksimum 5 % dari jumlah atau bobot pepaya, tetapi masih termasuk dalam kelas A.
Kelas A Batas toleransi mutu kelas A, yang diperkenankan tidak memenuhi ketentuan mutu, maksimum 10 % dari jumlah atau bobot pepaya tetapi masih termasuk dalam kelas B.
Kelas B Batas toleransi mutu kelas B, yang diperkenankan tidak memenuhi ketentuan mutu, maksimum 10 % dari jumlah atau bobot buah pepaya tapi masih memenuhi persyaratan minimum.

Untuk semua kelas, batas toleransi ukuran yang dibolehkan adalah 10 % berdasarkan jumlah atau bobot pepaya di atas atau di bawah kisaran ukuran yang ditentukan.

 

2.5. HARGA JUAL

KELAS HARGA
FRANCO TOKO FRANCO GUDANG INDUK
Kelas Super Rp. 4.000 Rp. 3.500
Kelas A Rp. 3.500 Rp. 3.000
Kelas B Rp. 3.000 Rp. 2.500

 

 

DOWNLOAD KELAYAKAN BUDIDAYA PEPAYA CALIFORNIA

skb pepaya

 

Semoga bermanfaat.

Silahkan Komentari

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s